TNI Gelar TMMD di Rasau Jaya Tiga

Info Gambar :

HUMPRO KUBU RAYA – Bupati Muda Mahendrawan memimpin Upacara Pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Imbangan ke-106 Tahun Anggaran 2019 di Lapangan Sepak Bola Desa Rasau Jaya 3, Kecamatan Rasau Jaya, Rabu (2/10). Program yang dulu bernama ABRI Masuk Desa (AMD) ini dilaksanakan selama sebulan penuh mulai 2-30 Oktober 2019 di Desa Rasau Jaya Tiga.  Bupati Muda menyebut TMMD merupakan salah satu perwujudan tugas pokok TNI membantu tugas pemerintah daerah.

“Tentunya berkenaan dengan peran TNI selaku bagian dari komponen negara dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah tugasnya,” terangnya.

TMMD, lanjut Muda, merupakan bagian dari perwujudan pelaksanaan pemerintahan umum. Di mana hal tersebut diatur dalam perundang-undangan. Bahwa dalam melaksanakan tugas pemerintahan umum, kepala daerah dibantu oleh instansi vertikal. 

“Karena itu, kegiatan TMMD yang telah dilakukan oleh TNI sangat kontekstual dengan perkembangan penyelenggaraan pemerintahan daerah saat ini,” sebutnya.

Muda menyatakan, pola kerja sama lintas sektoral dan koordinasi antarpemangku kebijakan dan kepentingan lebih efektif dalam mewujudkan tujuan pembangunan daerah. Secara khusus ia mengajak masyarakat memahami bahwa TNI mewarisi nilai perjuangan masa lalu yang punya ruh kerakyatan. Karena itu, dirinya menegaskan jajaran pemerintah daerah mendukung penuh pelaksanaan tugas-tugas TNI di daerah. 

“Terkait TMMD, atas nama pemerintah daerah dan masyarakat Kubu Raya, kami berterima kasih kepada semua pihak yang terlibat baik langsung maupun tidak langsung dalam kegiatan ini,” ucapnya. “Mari kita bulatkan tekad untuk meningkatkan kualitas pengabdian kepada daerah tercinta ini sesuai kapasitas masing-masing,” tambahnya. 

Dandim 1207/BS Kolonel Arm. Stefie Jantje Nuhujanan menuturkan, kegiatan TMMD Imbangan merupakan wujud operasi bakti Tentara Nasional Indonesia yang dilaksanakan secara terpadu bersama pemerintah daerah dan pihak swasta. 

 "Dengan melibatkan masyarakat sekitar guna mempercepat pembangunan suatu daerah, baik itu infrastruktur di desa-desa yang mungkin tertinggal maupun terisolir," singkatnya seusai kegiatan.  (rio)

JARINGAN SKPD