Pulihkan Ekonomi, Pemkab Fokus Perkuat UMKM

Info Gambar :

PROKOPIM KUBU RAYA – Penguatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menjadi fokus Pemerintah Kabupaten Kubu Raya untuk memulihkan perekonomian yang terdampak pandemi Covid-19. Memasuki tahun 2021, Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan kembali menegaskan komitmennya untuk terus mendukung kiprah UMKM di Kubu Raya.

“Pemulihan ekonomi ini tentu kita kejar dengan memperbanyak UMKM,” ujar Muda Mahendrawan seusai memimpin Rapat Koordinasi Akhir Tahun Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Kubu Raya di Kantor Bupati Kubu Raya, Kamis (31/12). 

Muda mengatakan geliat UMKM saat ini tampak jelas di berbagai penjuru Kubu Raya. Mulai dari gerakan wisata desa, berbagai kerajinan, hingga ragam produk olahan. Karena itu, pemerintah kabupaten akan komit mengawal eksistensi UMKM agar terus berkembang. Salah satunya dengan cara mengadakan pasar sistemik bagi produk-produk tersebut. 

“Sebagai contoh anyaman bakul atau besek yang kita kawal dengan pasar sistemik. Di mana semua penyelenggaraan kegiatan di bawah lingkup pemerintah daerah hingga tingkat desa wajib menggunakan besek sebagai pengganti kotak nasi dan kue. Ini adalah bentuk keberpihakan yang nyata,” tuturnya.

Ia melanjutkan, program beras beras lokal dengan pasar sistemik para Aparatur Sipil Negara (ASN) juga terus berlangsung. Program ini bahkan akan berkembang dengan keterlibatan sejumlah pihak swasta sebagai pasarnya. 

“Hal ini supaya produksi pertanian kita benar-benar terjamin pasarnya dan itu membuat stabilitas di harga petani lebih baik dan akhirnya membangun optimisme juga mendesain pertumbuhan dan  pergerakan ekonomi yang berkualitas,” jelasnya. 

“Prinsipnya, pemulihan ekonomi nasional itu tetap seimbang, terus produktif, dan itu semua dijalankan dengan disiplin pada protokol kesehatan,” terangnya. 

Selain pemulihan ekonomi, sejumlah sektor juga akan digenjot Pemerintah Kabupaten Kubu Raya di tahun 2021. Muda menyatakan infrastruktur akan menjadi prioritas utama selain kesehatan dan pendidikan. Ia menyebut kondisi pandemi bukan alasan untuk mengendurkan semangat pelayanan.  

“Kesehatan ibu dan anak serta penyakit menular dan tidak menular lainnya juga tetap prioritas. Jangan sampai ditinggalkan hanya karena adanya pandemi. Ini tetap kita layani dengan maksimal. Artinya, seluruh puskesmas dan rumah sakit tetap dimaksimalkan untuk berjalan secara optimal semuanya,” paparnya. (rio)

JARINGAN SKPD