Ini Pujian Gubernur Sutarmidji di HUT ke-13 Kabupaten Kubu Raya

Info Gambar :

PROKOPIM KUBU RAYA – Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji memuji pencapaian Pemerintah Kabupaten Kubu Raya. Menurutnya, di usia ke-13 telah banyak kemajuan yang ditunjukkan Kabupaten Kubu Raya. Salah satunya adalah sudah tidak adanya desa sangat tertinggal dan desa tertinggal di Kubu Raya. 

“Sekarang semuanya konsep pembangunan menuju kepada desa mandiri. Di mana saat ini sudah 25 desa mandiri di Kubu Raya. Saya yakin tahun depan peluangnya bisa bertambah 30-35 lagi desa mandiri,” tuturnya seusai menjadi inspektur upacara peringatan HUT ke-13 Kabupaten Kubu Raya di Halaman Kantor Bupati Kubu Raya, Jumat (17/7). 

Sutarmidji mengatakan desa mandiri merupakan prioritas yang harus dikejar. Sebab status desa mandiri mensyaratkan terpenuhinya 52 indikator. Yang jika seluruh indikator tersebut dipenuhi, maka desa dapat maju dengan cepat dan masyarakat bisa hidup dengan damai. 

“Karena kalau dia mandiri berarti indeks kekuatan sosial, ekonomi, dan lingkungannya bagus. Nah, kalau tiga indeks ini sudah bagus berarti desa itu bisa menjadi desa yang betul-betul bisa menjawab setiap tantangan yang dihadapi,” ujarnya. 

Sutarmidji menyebut kendala yang dihadapi Kubu Raya terletak pada kondisi geografis yang luas dan wilayah perairan. Sehingga membutuhkan infrastruktur yang berbiaya mahal. 

”Kubu Raya ini beratnya karena wilayah satu dengan yang lain itu jauh-jauh dan dihubungkan dengan sungai. Nah, kalau sungai ini bikin jembatannya mahal, kadang letaknya juga jauh sehingga jalannya harus dibangun,” sebutnya. 

“Tapi saya rasa semuanya bisa asal konsepnya teratur dan jelas, semuanya akan bisa,” tambahnya. 

Bupati Muda Mahendrawan mengatakan di usia ke-13 sejumlah terobosan berhasil dilakukan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya. Terobosan tersebut bahkan mendapat apresiasi di tingkat nasional. Seperti inovasi pengelolaan dana desa dengan sistem transaksi nontunai yang merupakan satu-satunya di Indonesia. Selain itu Pemerintah Kabupaten Kubu Raya melalui program pelayanan kesehatan Selasa-Jumat (Salju) Terpadu berhasil menembus sepuluh besar nasional di ajang Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) 2020 yang digelar Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) RI.

“Di awal 2020 kita juga mendapat penghargaan dari Kementerian Keuangan sebagai pemerintah daerah penyalur dana desa tercepat se-Kalimantan Barat,” imbuhnya. 

Upacara Bendera Peringatan Hari Ulang Tahun ke-13 Kabupaten Kubu Raya berlangsung sederhana dengan peserta terbatas. Dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kalimantan Barat dan Kubu Raya serta para tokoh masyarakat Kabupaten Kubu Raya, upacara diwarnai penyerahan secara simbolis sertifikat aset Pemerintah Kabupaten Kubu Raya yang diterbitkan melalui program PTSL dari Gubernur Kalimantan Barat kepada Bupati Kubu Raya. Selain itu juga diserahkan bantuan mobil Komodo untuk penanganan kebakaran hutan dan lahan di Kubu Raya. Mobil Komodo diserahkan Bupati Muda Mahendrawan kepada Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kubu Raya Mochtar. (rio)

JARINGAN SKPD