Dua UKM Kubu Raya Raih Siddhakarya

Dua UKM Kubu Raya Raih Siddhakarya
Dua UKM Kubu Raya Raih Siddhakarya Info Gambar :Wakil Bupati Kubu Raya Hermanus, mewakili Bupati Kubu Raya saat menerima piagam apresiasi atas peran aktif Bupati Kubu Raya dalam menyukseskan pembinaan dan pengembangan usaha mikro kecil dan menengah di wilayah Kabupaten Kubu Raya

UMKM Citra Rasa Mandiri dan CV Bagaskara asal Kabupaten Kubu Raya sukses memenangkan penghargaan Siddhakarya 2018 kategori perusahaan kecil. Atas keberhasilan itu, Bupati Kubu Raya Rusman Ali selaku pembina perusahaan mendapatkan piagam apresiasi dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat. Penyerahan piagam dilakukan langsung Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji pada momen Upacara Peringatan HUT ke-62 Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat di halaman Kantor Gubernur Kalimantan Barat, Senin (28/1).

“Piagam ucapan terima kasih dari Pemprov Kalbar ini adalah bentuk apresiasi atas peran aktif Bupati Kubu Raya dalam mensukseskan pembinaan dan pengembangan usaha mikro kecil dan menengah di wilayah Kabupaten Kubu Raya,” ujar Wakil Bupati Kubu Raya Hermanus yang mewakili Bupati Rusman Ali menerima penghargaan tersebut.

Hermanus menerangkan penghargaan Siddhakarya merupakan penghargaan produktivitas yang diberikan kepada perusahaan atau usaha kecil menengah. Penghargaan tersebut sebagai bentuk apresiasi pemerintah terhadap pengelolaan perusahaan atau UKM yang secara simultan menunjukan peningkatan produksi usaha yang dilakukan. Baik dari sisi manajemen maupun penghasilan atau pendapatannya.

"Untuk kategori perusahaan kecil, ada dua perusahaan dari Kabupaten Kubu Raya dan satu perusahaan lagi dari Kota Pontianak yang mendapatkannya,” ungkapnya.

Hermanus menyebut Siddhakarya sebagai penghargaan yang membanggakan. Hal itu dikarenakan banyaknya kriteria yang harus dipenuhi oleh perusahaan untuk bisa meraih penghargaan tersebut. Di antaranya harus ada aspek kepemimpinan, perencanaan strategik, pengembangan kompetensi sumber daya manusia dan organisasi, dan orientasi pelanggan dan perluasan pasar.

“Selain itu harus ada data, informasi dan analisa. Juga manajemen proses, hasil usaha, dan produktivitas,” paparnya.

Pemilik usaha Citra Rasa Mandiri, Siti Rohmah, mengatakan pihaknya sejak beberapa waktu lalu telah menyasar konsumen hingga di luar daerah. Hal itu di antaranya disebabkan sertifikasi halal yang telah didapat dari LPPOM MUI Kalimantan Barat. Menurut pengusaha aneka makanan ringan olahan ini, sertifikasi diperoleh melalui fasilitasi Kementerian Koperasi dan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya.

"Konsumen lebih minat untuk membeli produk yang berlabel halal. Buktinya produk kami setelah memiliki label halal lebih laris terjual, memasarkannya pun lebih mudah karena sudah terjamin," ujarnya.

Sementara itu Sri Herma Susanti, pemilik label usaha CV Bagaskara yang memproduksi gula merah dari Desa Kubu Kecamatan Kubu Kabupaten Kubu Raya mengungkapkan pihaknya harus melalui seleksi ketat menghadapi kabupaten/kota lainnya. Mengusung merek Liga Gula merah, produknya beredar di sejumlah kota besar di Indonesia.

"Selain pemasaran di Kubu Raya yakni minimarket dan Kota Pontianak yaitu supermarket, juga pemasaran luar pulau seperti di Jakarta, Semarang, maupun Surabaya untuk beberapa pabrik kecil olahan makanan," paparnya. (rio)

BERITA LAINNYA

  • Minggu, 17 Februari 2019
Muda-Jiwo Prioritaskan Pelayanan Dasar
  • Jumat, 15 Februari 2019
Pengurus Pesparani Harus Inovatif
  • Kamis, 14 Februari 2019
PAUD Jalan Masuk Intervensi Stunting
  • Kamis, 14 Februari 2019
Dua Desa Persiapan Diresmikan