Deteksi Dini Covid-19, Pemkab Terus Gelar Rapid Test

Info Gambar :

PROKOPIM KUBU RAYA – Bupati Muda Mahendrawan menyaksikan pelaksanaan pemeriksaan skrining massal tes diagnostik cepat atau Rapid Test Dinas Kesehatan Kabupaten Kubu Raya di Kota Terpadu Mandiri (KTM) Rasau Jaya, Kamis (11/6). Tes cepat diikuti para pengemudi kapal motor, penumpang, dan masyarakat sekitar KTM. Kegiatan skrining melibatkan petugas dari Dinas Kesehatan Kalimantan Barat, Dinas Kesehatan Kabupaten Kubu Raya, Dinas Perhubungan, dan TNI.

“Rapid test ini bertahap yang dilakukan di dermaga-dermaga dan pasar. Ini untuk mendeteksi mana-mana yang dianggap risiko pasca Lebaran kemarin. Secara periodik kita lakukan tes. Titik-titiknya bergantian, terutama dilakukan di beberapa pasar dan sentral-sentral pertemuan,” ungkap Bupati Muda Mahendrawan seusai meninjau kegiatan.

Muda mengatakan tes diagnostik cepat sangat baik. Terutama dalam upaya deteksi awal masyarakat yang terkena Covid-19. Jika ada yang hasil tesnya reaktif, maka dapat segera dilakukan penanganan. 

“Kalau ada yang reaktif supaya mengindikasikan masyarakat harus hati-hati dan mengisolasi diri atau istirahat untuk menaikan imunitas tubuhnya,” ujarnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kubu Raya Marijan mengatakan, Rapid Test telah telah dilakukan di enam tempat di Kubu Raya. Dimulai dari pinggiran Kota Pontianak. Adapun di KTM Rasau Jaya, pihaknya mengambil sampel sebanyak 100 orang yang terdiri atas pengemudi kapal motor, kernet motor air, penumpang, dan masyarakat.

“Ini kita lakukan untuk melindungi masyarakat yang memang rentan terhadap Covid-19, khususnya masyarakat yang berada di wilayah Kabupaten Kubu Raya,” kata Marijan.

Rapid Test, lanjutnya, juga untuk mengurangi angka penularan infeksi terhadap petugas kesehatan dan masyarakat di Kubu Raya, terutama yang berada di pinggiran Kota Pontianak.

“Dimulai dari Sungai Kakap, Sungai Raya Dalam, Sungai Ambawang, dan Rasau Jaya. Ini sudah dilakukan dan dibekali dengan pencegahan yang baik agar penularan tidak terus terjadi,” terangnya.

Dia menambahkan, progres penyembuhan di Kabupaten Kubu Raya berjalan baik. Sehingga pihaknya terus melakukan pengawasan terutama melakukan Rapid Test.  

“Total yang positif di Kubu Raya sebanyak 25 orang. Dari total 25 itu, ada sekitar 16 orang yang sudah sembuh. Artinya tinggal sembilan orang lagi yang masih dikarantina baik isolasi mandiri maupun di tempat yang disediakan,” ungkapnya.

Marijan menambahkan, tak hanya melakukan pemantauan terhadap masyarakat, pihaknya juga tetap melakukan pengawasan terhadap pasien yang sudah sembuh. Juga pasien yang masih menunggu hasil uji usap tenggorok (swab test). 

“Yang sembuh masih tetap dalam pengawasan. Tak hanya itu, orang tanpa gejala atau OTG juga masih diawasi petugas sambil menunggu hasil swab-nya,” jelasnya.

Di hari yang sama Rapid Test juga dilaksanakan di kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Kubu Raya. Rapid test diikuti para santri asal Kubu Raya yang akan kembali mondok di Pulau Jawa. Kegiatan ini difasilitasi Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat dan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya melalui Dinas Kesehatan Kabupaten. Rapid test dilakukan sesuai jadwal yang telah ditentukan, termasuk jumlah peserta yang dibatasi bergantian agar tetap memenuhi protokol kesehatan. Rapid Test di kantor Dinas Kesehatan diikuti sepuluh orang santri. (sul/rio)

JARINGAN SKPD