Deputi Adpin BKKBN Apresiasi Geoportal dan WebGis"KEPONG BAKOL"

Info Gambar :

PROKOPIM KUBU RAYA - Dengan diluncurkannya Geoportal dan WebGIS "Kepong Bakol", Pemerintah Kabupaten Kubu Raya bertekad menyelenggarakan penguatan satu data dan informasi geospasial yang terpadu, akurat, mutakhir, bermanfaat serta terbuka.

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Kubu Raya juga bertekad memperkuat arah kebijakan satu peta dengan berbagai data dan informasi geospasial melalui Geoportal Kabupaten Kubu Raya dengan prinsip kinerja yang fokus, masif, mendarat, terukur dan berdampak.

Sehubungan dengan hal tersebut, Plt Advokasi, Penggerakan dan Informasi (Adpin) BKKBN Dwi Listyawardanis sangat mengapresiasi aplikasi data informasi yang dimiliki Kabupaten Kubu Raya. Tak hanya itu, pihaknya terus belajar dengan pemerintah Kabupaten Kubu Raya yang telah mengembangkan sebuah sistem yang terpadu khususnya untuk mendapatkan berbagai data yang bersumber dari lapangan  sampai ke tingkat rumah tangga.

"Kami sendiri akan mengadakan Pendataan Keluarga Tahun 2021 yang akan dilaksanakan bulan April - Mei, para petugas pendata, kader kami akan mengunjungi seluruh keluarga satu persatu, sehingga hasilnya nanti bisa di padukan dengan sistem yang sudah dikembangkan di Pemerintah Daerah Kabupaten Kubu Raya yaitu GeoPortal WebGis "Kepong Bakol"," kata Dwi Listyawardani, saat audiensi dengan Bupati di ruang kerjanya.

Pada intinya, Dwi Listyawardani menambahkan, BKKBN sendiri konsentrasinya kepada pembangunan sumber daya manusia, sehingga menginginkan data-data yang berkaitan dengan keluarga, penduduk, individual. 

"Datanya berdasarkan siklus hidupnya dari mulai bayi sampai dengan lansia," ujar Dwi Listyawardani.

Selanjutnya, Dwi Listyawardani menyebutkan, selama ini data menjadi masalah, sehingga banyak sekali intervensi tidak tepat sasaran, terutama  masyarakat yang kurang beruntung.  "Harusnya persoalan ini fokusnya memang prioritas kepada masyarakat yang kurang beruntung, tapi karena meleset jadi programnya tidak sukses," ungkapnya. 

Dia berharap, dengan keberadaan sistem yang dikembangkan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya ini bisa menjadi contoh bagi kabupaten lain.

"Nanti akan kita perkuat, karena sekarang sudah tidak jamannya lagi kita lihat grafik dan presentase. Kita harus masuk ke individu," kata Dwi Listyawardani mantan Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Kalimantan Barat.

Di tempat yang sama Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan  mengucapkan terimakasih kepada Plt. Advokasi Penggerakan dan Informasi BKKBN atas kunjungannya.

"Ini suatu hal yang sangat sinergi dan terpadu karena geospasial semuanya berbasis, by name by address, by koordinat, infografis serta  hal-hal terkait dengan semua data rumah tangga," katanya.

Muda mengatakan semua program akan dipadukan ke setiap rumah tangga, terutama warga yang sudah menerima bantuan.

"Sehingga pendataan keluarga yang dilakukan BKKBN, otomatis menjadi bahan pengambilan data per rumah tangga. Tinggal diinput saja, terus digabungkan dengan pendataan yang telah kami lakukan, sehingga nanti akan ketemu dan menambah konten di dalamnya/infografis," jelas Muda Mahendrawan. (Syamsul)

JARINGAN SKPD