Cegah Stunting, Pemkab Kembangkan Padi Zinc ke Seluruh Kecamatan

Info Gambar :

PROKOPIM KUBU RAYA – Menindaklanjuti kerja sama dengan Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Kementerian Pertanian RI, Pemerintah Kabupaten Kubu Raya akan melakukan penanaman padi zinc di seluruh kecamatan di Kubu Raya. Penanaman tersebut melanjutkan penanaman padi zinc yang telah dimulai di areal persawahan Desa Parit Keladi Kecamatan Sungai Kakap pada 9 Juni 2020 lalu.  Padi bernama lengkap Inpari IR Nutri Zinc adalah varietas padi pertama yang memiliki kandungan unsur zinc atau seng. Yakni salah satu mineral yang berperan penting dalam pertumbuhan, perkembangan, dan kesehatan jaringan tubuh. 

“Kita akan kembangkan di seluruh kecamatan. Setidaknya di seluruh titik persawahan itu ada penanaman bibit nutri zinc ini. Yang mana dari BPTP sudah melakukan dan kita akan melakukan perbenihannya di tiap-tiap kecamatan supaya lebih cepat dan lebih banyak lagi stok beras yang mengandung nutrisi ini,” tutur Muda Mahendrawan di Sungai Raya pada Sabtu (20/6). 

Ia mengatakan penanaman padi yang diluncurkan pada Agustus 2019 oleh Menteri Pertanian ini merupakan satu di antara cara mengatasi persoalan stunting. Dirinya ingin mengembangkan padi zinc di Kubu Raya mengingat kandungannya yang dapat mencegah stunting atau gagal tumbuh pada anak akibat kekurangan gizi. Selain itu, padi zinc dinilai juga relevan dengan kondisi pandemi Covid-19 di mana dengan mengonsumsi padi tersebut kualitas kesehatan tubuh akan meningkat. Sehingga imunitas juga terbangun dengan baik untuk menangkal infeksi Covid-19. 

“Ini akan dikembangkan karena kita tidak boleh melupakan soal stunting. Memang pandemi sangat mendesak saat ini, tapi tentu persoalan angka kematian ibu dan kematian bayi serta stunting ini juga sangat mendasar dan tetap menjadi prioritas juga. Nah, otomatis kita juga berusaha untuk sekaligus memperkuat imunitas tubuh,” tuturnya. 

Dia menerangkan stunting tidak sekadar berdampak pada ukuran tubuh. Pengaruh yang lebih jauh adalah pertumbuhan otak yang lambat.

 “Ini memang telah menjadi perhatian kami sejak dulu, yakni upaya memperkuat pencegahan stunting,” pungkasnya. 

Sebagai informasi, stunting menjadi prioritas nasional untuk ditangani karena berkaitan dengan kualitas sumber daya manusia. Badan Litbang Pertanian melalui Balai Benih Padi telah meluncurkan Inpari IR Nutri Zinc pada 2019 sebagai produk biofortifikasi dan menjadi salah satu komponen dalam program prioritas nasional untuk mengatasi stunting. Kalimantan Barat sendiri menjadi salah satu dari sembilan provinsi target penanaman padi zinc. Adapun delapan provinsi lainnya yaitu Riau, Lampung, Jawa Barat, Jawa Tengah, Gorontalo, Nusa Tenggara Barat, Maluku, dan Papua. Varietas Inpari IR Nutri ZInc ditanam dengan pengawalan dari dinas pertanian kabupaten, provinsi, dan Direktorat Serealia Kementerian Pertanian. (rio)

JARINGAN SKPD