Bupati Minta Pendamping Desa Kuatkan Peran

Info Gambar :

PROKOPIM KUBU RAYA – Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan mengajak seluruh pendamping desa di Kubu Raya untuk terus memperkuat data tentang kondisi masyarakat di desa-desa. Pendamping desa diminta selalu memperbaharui data dan informasi setiap rumah tangga yang ada di desa. Sebab data yang valid dan aktual dibutuhkan dalam tata kelola pengambilan keputusan dan kebijakan desa. 

“Tata kelola di dalam musyawarah pengambilan kebijakan harus bisa merepresentasikan aspirasi masyarakat. Nah, untuk itu dibutuhkan data dan informasi yang by name by address dan terkait dengan kondisi-kondisi di masyarakat,” tuturnya saat membuka Rapat Koordinasi Fasilitasi dan Pendampingan Program Pembangunan Pemberdayaan Masyarakat Desa (P3MD) di Aula Kantor Bupati Kubu Raya, Selasa (28/7).

Muda mengatakan pendamping desa harus punya peran dalam terwujudnya program pembangunan yang konkret dan terukur. Karena itu, pendamping desa dituntut untuk dapat mengetahui dan mengukur kondisi eksisting desa. Agar ke depan kebijakan di desa semakin terarah dan representatif. 

“Program pembangunan membutuhkan pendamping desa yang selama ini mengawal perencanaan. Jadi bagaimana desa ini dalam perencanaannya sudah bersandarkan pada kualitas data dan informasi yang riil dan tepat. Sehingga ketika perencanaan dibuat bisa masuk ke berbagai lini, termasuk penguatan pemberdayaan keluarga tapi dengan data yang akuntabel,” terangnya.  

Ia menyatakan menegaskan pelibatan pendamping desa merupakan keharusan. Karena keberadaan pendamping sangat signifikan terkait pelaksanaan program yang berdimensi luas. Di desa, kehadiran pendamping adalah sebuah keniscayaan. Untuk membuat semua program dapat terukur, termonitor, dan punya nilai tambah yang tepat sasaran. 

“Kubu Raya menganggap keberadaan pendamping desa adalah hal yang sangat penting dan mendasar. Tinggal bagaimana peta kerjanya kita susun. Kalau peta jalan sudah dibuat, peta kerja juga dibuat supaya linier semuanya dengan sasaran-sasaran yang diprogramkan oleh pemerintah kabupaten dari sisi pemberdayaan masyarakat, sosial kemasyarakatan, pemerintahan, infrastruktur, dan semua program multisektor yang ada,” jelasnya.

Dirinya menegaskan, Pemerintah Kabupaten Kubu Raya fokus menuju pada satu data dan langkah untuk mempersiapkan desain besar. Yaitu upaya untuk sistem informasi dari kabupaten yang memaksimalkan jejaring dari tingkat desa untuk pembaharuan, mutasi data, dan sebagainya. 

“Kalau belum bisa day to day minimal week to week. Kita tidak gegabah untuk membikin domain center dan sejenisnya. Kita fokus pondasinya dulu,” sebutnya. 

Pelaksana tugas Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Kubu Raya, Heri Suprianto, mengatakan sesuai Undang-Undang Desa, pembangunan dan pemberdayaan masyarakat ditempuh melalui upaya pendampingan. Melalui pendampingan diharapkan akan ada percepatan pencapaian kemandirian dan kesejahteraan masyarakat.

“Pendamping terdiri atas pendamping dari unsur pemerintah, pendamping profesional, dan pendamping organik atau skala lokal desa,” terangnya. (rio)

JARINGAN SKPD